MAR
12

Perpustakaan Perbanas Kenalkan Keterampilan Literasi Millenial Di SMAMDA Surabaya

Kamis, 12 Maret 2020     Dilihat: 269

Perpustakaan STIE Perbanas Surabaya sudah sekian kali merealisasikan program pengabdian masyarakat di lingkungan sekolah. Kali ini, siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (SMAMDA) berkesempatan mendapatkan materi tentang Keterampilan Literasi untuk Millenial pada Kamis, 12 Maret 2020. Bertempat di lingkungan mushola setempat, acara literasi ini diikuti puluhan siswa dari  kelas XI.

Pustakawan STIE Perbanas Surabaya, Dyana Purwandini, S.IP., menuturkan literasi ini sangat penting untuk dipahami dengan tujuan agar pelajar bisa menyerap informasi secara cermat dan tepat. Bahkan, mereka bisa meningkatkan kecakapan hidup. Sejauh ini, sumber literasi berkembang sangat cepat, misalnya literasi digital. "Siswa yang memiliki smartphone tentu bisa mendapatkan literasi yang beragam. Smartphone ini jadi contoh kecanggihan teknologi yang mendukung literasi digital," paparnya.

Lanjutnya, ada beberapa literasi dasar yang bisa meningkatkan kecakapan hidup pelajar. Adapun literasi dasar itu, meliputi: literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi finansial, literasi digital, dan literasi budaya dan kewargaan. "Misalnya, dalam literasi finansial, Anda harus mengetahui nilai mata uang yang digunakan untuk transaksi. Bila tidak paham bisa jadi nanti Anda ditipu. Jadi, literasi finansial ini berkaitan dengan keuangan," tambahnya.

Sebelum mengakhiri materi literasi, siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Surabaya diajak untuk mengikuti Lomba Mading Digital. Kompetisi yang diadakan oleh Perpustakaan STIE Perbanas Surabaya ini bisa diikuti oleh pelajar SMA se-Surabaya. "Biasanya Mading ditempelkan di papan pengumuman, Mading Digital ini bisa dalam bentuk website atau blog dengan tampilan yang sederhana. Event tersebut merupakan salah satu bentuk literasi digital," pungkasnya. 

Koordinator Pustakawan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Darwis Okta mengatakan literasi sangat bermanfaat untuk siswa. Menurutnya, perkembangan zaman yang dulu dimulai dari komputer, handphone, hingga smartphone membutuhkan literasi yang berbeda. "Jadi, jika nanti ada kesempatan, bisa lebih diperdalam lagi pemahaman literasinya," kesannya. (eko/humas)

 

 

The Leading Business and Banking School