MEI
24

Pemanfaatan Website dan Media Sosial bagi Pelaku Usaha

Jumat, 24 Mei 2019     Dilihat: 493

Tersedianya akses internet, website, dan media sosial membuat pelaku usaha mudah mempromosikan produk. Selain lebih praktis, media ini dapat dikatakan lebih murah dan cukup efektif menyasar ke konsumen. Meski ditemukan beberapa kendala dalam promosi, hal itu bisa dicarikan solusi yang terbaik. Seperti yang dilakukan oleh Prof. Dr. Dra. Tatik Suryani, Psi., M.M. bersama tim penelitiannya menggelar Focus Group Discussion tentang Implementasi Hibah Penelitian dasar unggulan perguruan tinggi dengan judul “Peningkatan Kinerja Pemasaran Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Dari Perspektif Pelanggan Melalui Pengembangan Kualitas Website dan Media Sosial“, Jumat, 24 Mei 2019.

Bertempar di Ruang D103 Kampus 1 Jl. Nginden Semolo 34-36 Surabyaa, acara ini dihadiri oleh pelaku usaha, dosen, hingga mahasiswa. Prof. Tatik Suryani mengatakan tujuan diadakan diskusi ini, yaitu untuk mengetahui pengelolahan website dan sosial media di UKM serta kedalanya; untuk mengetahui efektifitasnya; serta dimensi penting dari website dan media sosial.

Salah satu pelaku UKM, Ayunda mengatakan kendala bagi UKM pada saat ini yaitu melupakan value produk karena terkadang ketika menjual barang harganya dimahalkan sehingga mereka lupa value produk untuk konsumsi. Sementara dari ini manajemen media sosial, pihaknya juga tidak terlalu aktif dalam pengelolaannya. “DM (Delivered Messege,-red) memang tidak di balas, jarang upload atau tidak konsisten, followers juga berkurang. Mungkin ini jadi kendala pengelolaan medsos kini,” ungkap Ayunda.

Selama diskusi berlangsung, segenap peserta yang hadir juga diminta untuk memberikan penyatakan melalui kuesioner yang diberikan. Semua komponennya mengarah pada pemanfaatan website dan media sosial untuk meningkatkan kualitas para pelaku usaha.

Akhirnya, dimensi yang terpenting berupa unsur kualitas gambar karena gambar dapat menarik perhatian konsumen. Kemudian, adanya konsistensi produk atau lebih berpendapat pada informasi konten. Di samping itu, dimensi yang terpenting dari website maupun sosial media ditekankan pada kualitas informasi konten terlebih dahulu, barulah kualitas gambar mengikutinya. (Della/Eko)

The Leading Business and Banking School