STIE Perbanas Surabaya

Menu
Jumat, 03 Mei 2019 16:08

Kuliah Tamu Teknik Pemetaan Risiko dan Audit Internal

 
Pada Jumat, 3 Mei 2019, Program Studi (Prodi) Sarjana Akuntansi STIE Perbanas Surabaya menggelar kuliah tamu dengan topik “Teknik Pemetaan Risiko dalam Audit Internal”. Narasumber yang dihadirkan pun seorang Guru Besar dari Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Prof. Dr. Intiyas Utami,SE., M.Si., Ak., CA, CMA, QIA. Perkuliahan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa akuntansi, yang ingin mendalami tentang sistem audit internal.

Perkuliahan kali bertujuan agar para mahasiswa memahami secara jelas tentang fungsi audit yang berkaitan dengan aktivitas operasional. Selain itu, nantinya mereka bisa mengetahui penentuan tujuan berbasis risiko serta tujuan audit yang disesuaikan dengan jenis risiko, misalnya kegiatan produksi atau tujuan audit bagian pengepakan barang.

Selama dua jam, Prof. Intiyas menjelaskan tentang internal audit, yakni suatu fungsi penilaian independen yang di buat dalam suatu organisasi dengan tujuan untuk menguji dan mengevaluasi berbagai kegiatan didalam organisasi tersebut. Adapun jenis audit internal atau audit manajemen, yaitu operasional, kepatuhan, dan keuangan. Lalu, beberapa peranan Internal Audit adalah mengawasi, konsultan, dan katalisator. “Pembahasan audit operasional dan melakukan praktik pemetaan risiko pada audit operasional. Proses audit internal dalam hal ini audit operasional memiliki Tujuan 3E, yaitu efisiensi, ekonomis, dan efektifitas,” jelasnya.

Di samping itu, pihaknya juga memberikan paparan tentang pemetaan risiko (risk appetite). Risiko entitas yang bersedia diterima entitas itu, tanpa mitigasi, pencegahan atau pengendalian, di dalam batas kepasitas menyeluruh. Ambang batas untuk risiko dalam pemetaan resiko bisa diterima atau ditolerir sehingga perusahaan yang lapar terhadap risiko dimungkinkan akan mengembangkan risk appetite yang tinggi. Sebaliknya, perusahaan yang “takut” akan risiko akan menetapkan tingkat risk appetite yang rendah.

Pada siklus manajemen risiko terdapat beberapa tahap, yaitu identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemetaan risiko, model pengelolahan risiko, dan yang terahir pengawasan dan pengendalian risiko. ”Jika kita memperdalam kembali tentang siklus manajemen resiko, terdapat langkah-langkah pada pemetaan risiko, seperti identifikasi risiko, dilanjutkan dengan penerapan kriteria, control eksisting, pemetaan resiko, dan langkah terahir penanganan risiko,” jelasnya. (Della.r)

 

Login to post comments

Alamat Kampus

  • Kampus 1: Jl. Nginden Semolo 34-36 Surabaya
  • Kampus 2: Jl. Wonorejo Timur 16 Surabaya
  • Telp. 031-5947151, 031-5947152 Fax. 031-5935937
  • Hotline Telp/SMS/WA: 0858 9597 9800
  • email: [email protected]
Anda disini: Beranda